Sebagian orang berkata, \”Mengapa saya berdoa, toh belum tentu Allah mengabulkannya ?!.\”. Demikian ini adalah satu dari sekian contoh salah yang biasa dilakoni orang-orang dalam interaksinya dengan Allah.
Hal yang mesti diingat bahwa doa itu sendiri adalah ibadah kepada Allah. Maka hal ini –sesungguhnya- cukup untuk menjawab pertanyaan tadi, \”Mengapa saya harus berdoa?\”… Anda berdoa karena doa adalah ibadah, -bahkan- sebesar-besarnya bentuk ibadah kepada Allah. Allah berfirman;
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ [غافر : 60]
\”Dan Tuhanmu berfirman: \”Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku [tidak mau berdoa kepada-Ku] akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.\”.
Olehnya, janganlah seorang itu sibuk memikirkan, akankah doanya itu diterima atau tidak, yang lantas menyebabkannya surut dari doanya itu. Namun hendaklah ia meyakini bahwa apa yang dilakukannya itu adalah ibadah kepada Allah, sedang Ia berfirman;
أَنِّي لَا أُضِيعُ عَمَلَ عَامِلٍ مِنْكُمْ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى [آل عمران : 195]
\”Sesungguhnya Aku tidak akan menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan.\”.
Fatwa yang berhubungan di http://www.2shared.com/file/10504996/758fa1fc/Doa_adalah_ibadah.html