Tiada nikmat teridah -kelak- yang akan dirasakan oleh seorang mukmin melainkan nikmat ketika Allah memuliakannya dengan menyingkap tabir-Nya hingga ia dapat memandang wajah-Nya yang maha agung.
Sungguh hal yang disadari bahwa seluruh amalan hamba yang lemah ini tidaklah akan menjadikannya berhak mendapatkan kemuliaan dan anugrah yang maha besar tersebut. Hanya saja, besarnya rahmat-Nya dan persangkaan baik hamba kepada-Nya yang maha agung … semoga itulah yang akan menyampaikan kita kepada kedudukan yang mulia tersebut.
Ya Allah, jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang beruntung itu dan janganlah Engkau campakkan kami kepada tempat yang hina dan nista …