Hadits 37

عَنْ عمار بن يَاسِر رَضِيَ الله عَنْهُمَا قَال: بَعَثنِي رَسُولُ اللَه صلى الله عليه وسلم في حَاجَةٍ فَأجْنَبْتُ فَلَمْ أجدِ الْمَاءَ فَتَمَرغْتُ في الصعِيدِ كمَا تَمَرَغُ الدَّابة ثمً أتيْتُ النًبيَّ صلى الله عليه وسلم فَذَكَرْتُ ذلِكَ لَهُ فَقَالَ: \”إنَّما كان يَكْفِيكَ أن تَقولَ بِيَدَيْكَ هكَذَا. ثمَّ ضَرَبَ بيَدَيْهِ الأرْض ضَرْبَةً وَاحِدَةً، ثُم مَسَح الشِّمَالَ عَلى الْيَمِينِ وَظَاهِرَ كَفَيهِ ووَجهَهُ

Dari Ammar bin Yasir radhiyallahu \’anhuma berkata; \”Pernah Rasulullah shallallahu \’alaihi wa sallam mengutusku untuk sebuah keperluan. Ketika itu saya junub dan saya tidak mendapatkan air (untuk mandi). Maka saya pun berguling-guling di atas tanah sebagaimana hewan berguling-guling di atas tanah (ketika hendak membersihkan dirinya). Kemudian saya mendatangi Rasulullah shallallahu \’alaihi wa sallam menceritakan perihal tersebut kepada beliau. Rasulullah shallallahu \’alaihi wa sallam lantas bersabda; sesungguhnya cukup bagimu melakukan seperti ini dengan kedua tanganmu. Selanjutnya Rasulullah shallallahu \’alaihi wa sallam memukul tanah dengan kedua tangannya sebanyak satu kali. Kemudian beliau membasuh kedua tangannya itu dengan tanah, selanjutnya membasuh wajahnya.


Penjelasan

Hadits ini secara spesifik menjelaskan tentang cara bertayammum, yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu \’alaihi wa sallam kepada ummatnya. Dalam redaksi lain dari hadits di atas, Rasulullah shallallahu \’alaihi wa sallam bersabda;

إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ هَكَذَا. فَضَرَبَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَفَّيْهِ الأَرْضَ، وَنَفَخَ فِيهِمَا، ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ وَكَفَّيْهِ

\”Cukup bagimu melakukan seperti ini. Kemudian Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menepukkan kedua telapak tangannya ke bumi. Selanjutnya Beliau meniup ke dua telapak tangannya tersebut. Kemudian Beliau membasuh ke dua telapak tangannya itu ke wajah dan ke kedua telapak tangannya.\”. (H.R. Bukhari)

Dari keterangan ini dan dari pelajaran-pelajaran sebelumnya dapat disimpulkan bahwa cara tayammum yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu \’alaihi wa sallam adalah :

  1. Berniat
  2. Membaca basmalah
  3. Menepukkan kedua telapak tangan ke tanah yang suci
  4. Meniup kedua telapak tangan itu
  5. Mengusap wajah dengan kedua telapak tangan itu
  6. Membasuh telapak tangan kanan (bagian luar dan bagian dalamnya) dengan tangan kiri dan membasuh telapak tangan kiri dengan tangan kanan.

Demikianlah cara tayammum sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu \’alaihi wa sallam.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top

Kegiatan Perkuliahan
3 Maret 2026

Silakan menyimak lanjutan penjelasan mengenai “Dunia Islam di Masa Keemasan” melalui tautan YouTube ini.

Setelah menyimak materi tersebut, lakukan analisis dengan menjawab pertanyaan berikut:

  1. Apa saja faktor-faktor yang menjadi penyebab kebangkitan dunia Islam pada tiga masa keemasan tersebut?
  2. Apa saja faktor-faktor yang menyebabkan kemunduran dunia Islam pada masing-masing masa tersebut?

Untuk mempertajam analisis, silakan membaca kembali materi perkuliahan sebelumnya sebagai bahan pendukung.

Tuliskan hasil analisis Anda pada kolom komentar YouTube dari video yang telah disimak!
Jangan lupa mencantumkan inisial nama di bagian akhir komentar.